Postingan

Lafal Takbir Hari Raya, Diucapkan Tiga Kali atau Dua Kali?

Melafalkan kalimat takbir merupakan hal yang dianjurkan oleh syariat dalam memperingati hari raya, baik pada Idul Fitri ataupun Idul Adha. Khusus dalam menyambut datangnya Idul Adha, kesunnahan membaca takbir dimulai sejak setelah shalat subuh pada hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) sampai setelah shalat ashar di akhir hari tasyriq (13 Dzulhijjah) (lihat: Ibnu Qasim al-Ghazi, Fath al-Qarib al-Mujib, hal. 84)   Baca  juga: •  Dua Jenis Takbir  Idul  Fitri atau  Idul   Adha •  Hukum  Takbiran  di Hari  Lebaran   Namun, seringkali polemik muncul di masyarakat terkait pelafalan kalimat takbir ini. Sebagian melafalkan takbir “ Allâhu  akbar ” sebanyak dua kali, sedangkan kelompok yang lain melafalkan “ Allâhu  akbar ” sampai tiga kali.   Kelompok yang berpandangan bahwa lafal takbir hanya diucapkan dua kali, umumnya berpijak pada  hadits-hadits mauquf  berikut: كَانَ س...

Memahami Lebih Dalam Takbir Mutlak dan Muqayyad pada Hari Raya | Muhammad Abduh Tuasikal

Hidupkan Takbir di Bulan Dzulhijjah | Chamdar Nur

Tata Cara Qunut Witir Ramadhan |firanda.com